YUDISIUM

By Yuniar HMS. Islamiyati - Agustus 31, 2018

Kemarin gue baru aja ikut yudisium. Yudisium sendiri bisa diartikan pengumuman lulus atau tidaknya seorang mahasiswa dan hasil akhir dari seluruh mata kuliah yang diikuti mahasiswa selama mengikuti proses akademik atau kita biasa menyebut hasil tersebut transkip.

Yudisium yang berlangsung setelah sidang akhir, tepatnya jam tujuh malam setelah jeda kurang lebih tiga jam sidang selesai. Tentu membuat kami, para peserta yudisium lelah. Sulit dipungkiri, hal itu bisa dilihat dari raut wajah teman-teman. Bagaimana tidak, untuk menghadapi sidang akhir saja hampir membuat kami tidak bisa tidur semalaman karena harus menyiapkan mental. Yudisium yang dilangsungkan setelah sidang bisa terbilang cepat untuk ukuran satu angkatan fakultas. Karena adanya sistem yang membuat pengolahan nilai dan hasil akhir bisa cepat dilaksanakan.

Selama proses yudisium ada beberapa petinggi fakultas yang memberikan sambutan, arahan dan terakhir menyebutkan hasil akhir para mahasiswa sampai mahasiswa dengan nilai tertinggi. Kami semua dinyatakan lulus, Alhamdulillah.. Sorak gemuruh tanda suka cita kami ucapkan karena mengingat segala proses perjalanan kami sampai hari itu. It's a glad moment for us!
Yudisium adalah pengalaman yang buat gue gak akan gue lupain begitu aja, momen dimana gue bisa saling berpelukan dalam haru bersama teman-teman, ucapan selamat terus berdatangan, akhirnya gerbang awal pun terbuka. 

Dan untuk sampai ke titik ini pun, bukan hanya karena usaha yang sudah kami lakukan saja. Ada do'a orang tua dan keluarga didalamnya. Sampai di rumah, gue peluk Ibu gue dan air mata gue pun pecah. Entahlah, di depan teman-teman yang menangis tadi malam gue masih bisa menahan air mata, tapi didepan Ibu itu semua pecah. Seketika gue mengingat semua perjalanan, perjuangan juga nasihat-nasihat yang sering diberikan ke gue. Ibu merupakan orang tua gue satu-satunya saat ini. Dia adalah perempuan hebat yang bisa membesarkan lima orang anaknya semenjak kepergian alm. Ayah. Tangisan gue adalah obat yang sudah ditebus. 

Kita pernah merasakan sakit atas perkataan orang lain, sebagian orang menganggap itu sebagai angin lalu, tapi ada sebagian orang lagi yang menganggap itu sebagai kekuatan untuk mengembalikan kembali perkataan orang lain tersebut.

Eitss, setelah yudisium kegiatan selanjutnya adalah wisuda. Tunggu tulisan gue selanjutnya, ya!

  • Share:

You Might Also Like

21 komentar

  1. Apa kabar skripsi hamba ya Allaaaaaaaahh..... 😭

    Selamat ya udah lulus kuliah... sini, sini salaman sama aku...kali ketularan lulus.
    *lulus kok ketularan... hadeh...

    BalasHapus
    Balasan
    1. siapa tau lulus nya bisa lebih cepet nih wueheheh ;D

      Hapus
    2. *salaman
      *pelukan
      cium jangan nih?

      Semangat ya, niatkan untuk lulus agar cepat selesai. Sukses buat kaka!

      Hapus
  2. Wih si neng udah lulus
    Selamat y neng

    BalasHapus
    Balasan
    1. Neng udah lulus nih, abang ga ada rencana pengen ngelamar gitu?

      Hapus
  3. Siap-siap untuk selamat datang di dunia kerja, dunia sesungguhnya di mana kehidupan sangat kejam :')

    BalasHapus
  4. Selamat.. apalah dayaku yang tak paham yudisium2an. hahaha

    BalasHapus
  5. Dan sesungguhnya wisuda adalah pengangguran yang diperhalus. Rencana mau lanjut strata atau kerja nih?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lanjut kerja mungkin dua tahun selanjutnya ambil strata hehe
      Karena ambil strata butuh modal xD

      Hapus
  6. Musim musim yudisium
    Semoga yang lain ketularan lulus dan cepet nyusul
    Aamiin

    BalasHapus
  7. Dan yang di tunggu tunggu telah tiba yaknni setelah wisuda...memasuki tahap bertualang mencari pekerjaan. selamat berpetualang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Dan juga mencari cinta sejati, selamat menemukan. lol

      Hapus
  8. Sedangkan gua dihari wisuda, gua nggak hadir biar dibilang keren ckxk, selamat untuk yudisium nya hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ini anti mainstream wkwk
      Kalaupun ikut pas togaan lewatin aja pemutar tali toga haha

      Hapus
  9. Jadi inget jaman gw kuliah, hahahaha

    Ya Allah udah lama banget itu. Gila tua amat ya.

    BalasHapus