Re-born My Blog

By Yuniar HMS. Islamiyati - Juli 01, 2018

Total tulisan yang pernah gue buat dan masih bersarang di blog ini ada 198, angka yang masih dibilang kecil jika dibandingkan dengan usia gue ngeblog. Mencoba melahirkan tulisan-tulisan baru dengan gaya berpikir yang berbeda tentunya. Jika kemarin masih terbilang belum dewasa, mungkin saat ini proses pendewasaan sudah dimulai. Haha...
Baca ulang beberapa tulisan, emm.. gue malu sendiri. Walau gue juga tau bahwa itu proses.
Alasan kembali merebron blog karena beberapa waktu lalu gue tidak bisa mengatur waktu, bahkan meluangkan waktu untuk menulis di blog ini. Maafkan aku blog, kamu terabaikan. Dan semoga sekarang bisa lebih konsisten dalam  menulis. Happy reading!

dashboard.


  • Share:

You Might Also Like

8 komentar

  1. Aamiin, konsisten terus ya, Kak. Semoga bisa terus berbagi akan kesibukan di dunia nyata dengan menulis. Karena kesibukan di dunia nyata akan lebih seru jikalau sesekali di ceritakan di blog..he

    Aku juga pernah ngalamin gini, tapi mau gimana, kalau seinggu gak publish ada yang kuranag..he

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas supportnya Mas Andi. Kedepannya saya akan mulai membiasakan menulis lagi dan yang jelas saya pun akan terus belajar.

      Hapus
  2. semangat selalu ngeblognya, jangan menghitung yang sudah di posting atau yang mangkrak. nikmati aja ngeblog seperti kita menikmati minuman coklat hangat :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya lagi suka Thai Tea, lagi hits haha
      Iya Mas, ini juga lagi coba membiasakan diri sembari mengasah kepercayaan diri hehe

      Hapus
  3. Semangat terus, jangan kasih kendor. Dipaksakan meluangkan waktu untuk ngeblog, maka kalau sudah terjun ke dunia blog, sekalian saja totalitas, hehehe...

    BalasHapus
  4. Anggap saja ngeblok seperti curhatan hati yg dirangkai melalui kata2. Tidak usah menjadi beban.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya sih, sometimes aku merasanya apa ini pantas tidak ya ditulis mungkin itu yang disebut dengan beban. Tapi saya harus belajar, terima kasih ya Mas Aris.

      Hapus